Kamis, 14 November 2013

Artikel Perekonomian Indonesia Menggunakan Pola Paragraf Deduktif dan Induktif



Pertumbuhan Ekonomi Indonesia (Deduktif)
Sebelumnya di periode Juli - September pertumbuhan ekonomi Indonesia turun 0,2% dari 5,8% ke 5,6% dibanding kuartal sebelumnya. Sementara itu disebabkan menurunnya harga komoditas dan permintaan pasar, terjadi penekanan pada sektor ekspor Indonesia. Ditambah permintaan domestik dipengaruhi melonjaknya harga bahan bakar minyak dan kenaikan suku bunga. Sempat terjadi aksi demo di beberapa daerah yang disebabkan kenaikan BBM ini.
Efek dari ulah investor yang menarik dana segar mereka menjadikan Indonesia dan sebagian besar nagara berkembang lainnya dalam kondisi sulit. Faktor utama nya tak lain adalah banyak prediksi menyatakan bank sentral AS akan mengurangi program stimulus dan akan menaikan suku bunga lebih cepat dari yang diperkirakan. Dampak dari  penurunan permintaan domestik dan melemahnya ekspor pada kuartal ketiga tahun ini pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di level terendah sejak empat tahun terakhir.
Kecemasan terhadap menurunnya laju ekonomi dan meluasnya defisit anggaran turut mempengaruhi tindakan investor dalam penarikan dana. Hal ini berdampak terhadap kurs rupiah tahun ini dan menjulangnya harga barang sehingga BI menaikan suku bunga kredit. Puncaknya terjadi kenaikan menjadi 7,25% di bulan September, ini merupakan rekor tertinggi sejak empat tahun terakhir. Para pakar menilai beberapa penyebab ini menjadikan melemahnya tingkat konsumsi domestik dan menggangu laju pertumbuhan ekonomi. Masih di bulan yang sama BI juga menurunkan target pertumbuhan ekonomi dibandingkan prediksi sebelumnya dari 5,8% - 6,2%  menjadi 5,5% - 5,9%.
Sementara itu orang nomer dua di Indonesia, Boediono juga mengatakan ditengah kondisi ekonomi global yang belum menentu cukup sulit bagi Indonesia dapat menyentuh angka pertumbuhan ekonomi diatas 6%. Akan tetapi beliau menegaskan tetap ada keyakinan adanya koreksi pertumbuhan ekonomi yang lebih baik di tahun depan. Pendapat tersebut diungkap saat membuka acara Indonesia Investor Summit di Ritz Charlton, Jakarta, Kamis (7/11). Ditambahkan olehnya sekarang para pelaku usaha diharapkan dapat menerima angka pertumbuhan tersebut mengingat kondisi ekonomi global saat ini.
Terdapat beberapa faktor yang harus di waspadai, diantaranya konsistensi dalam menjaga bertumbuhnya kelas menengah, peningkatan pengelolaan SDA nasional dan yang paling utama adalah menjaga stabilitas situasi politik jelang Pemilu 2014 mendatang.
Jika Indonesia ingin mencapai pertumbuhan ekonomi yang tinggi banyak tugas yang harus dirampungkan oleh pihak pemerintah. Pertama yaitu problema infrastruktur yang sampai saat ini belum maksimal, penyediaan energi alternatif baru dan terakhir pemberantasan korupsi di negeri ini. Bagi bangsa Indonesia tentunya untuk menjalani dan memperbaiki hal yang telah disebut diatas membutuhkan waktu dan proses tersendiri. Sambil mempersiapkan semuanya kita dituntut selalu mengadakan koreksi disana-sini agar tercipta sinergi disemua lapisan sendi perekonomian Indonesia.
Penjelasan : Kalimat yang bercetak tebal merupakan kalimat deduktif, karena induk kalimat atau gagasan pokoknya berada diawal kalimat.












Kenaikan UMP - Saat rapat keputusan Upah Minimum Provinsi (UMP) Jakarta 2013, banyak pelaku bisnis yang kecewa. Jelas saja kenaikan dari Rp 1,5 juta menjadi Rp 2,2 dinilai sangat signifikan. Perwakilan dari pengusaha pun mengambil keputusan walk out dari ruang rapat Dewan Pengupahan. Namun bertentangan dengan situasi dinatas dewan Pengupahan menyetujui penentuan UMP 2014 adalah sebesar Rp 2,4 juta walaupun buruh tetap meradang sebab mereka meminta kenaikan upah menjadi Rp 3,7 juta.

Lalu pengusaha berusaha menerima keputusan itu dan memohon buruh menyudahi demo - demo yang dilakukan. Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Suryo Bambang Sulisto mengatakan bahwa aksi mogok yang dilakukan buruh tersebut merugikan semua pihak. Hal ini berpengaruh pada iklim investasi. Menurutnya para pengusaha bisa saja pindah ke tempat yang lebih miring UMP-nya. Dia menambahkan jangan sampai para pengusaha merasa gerah dengan kondisi ini. Pernyataan tersebut disampaikan pada awal pekan ini di Jakarta.

Menanggapi lebih lanjut terhadap aksi buruh Aksi mogok kerja buruh Sarman Simanjorang, Wakil Ketua Kadin Jakarta mengungkap bahwa pengusaha mengalami kerugian material yang cukup tinggi. Di wilayah Kawasan Berikat Nusantara saja tercatat menyentuh angka Rp 50 miliar. Lebih rinci lagi ia menuturkan di rentan waktu 31 Oktober sampai 1 November saja kerugian sebesar Rp 500 juta ditanggung oleh satu perusahaan karena berhentinya lini produksi. Tinggal kita jumlah jika data menyebutkan jumlah perusahaan di wilayah tersebut sebanyak 97.

Ditambah lagi kerugian denda dari pihak pemesan, kerusakan prasarana, dan lain-lain. Maka dari itu Sarman berharap buruh menempuh jalur dialog melalui lembaga terkait daripada melakukan aksi mogok yang berujung berhentinya produksi perusahaan tempat buruh bekerja. Dengan kondisi tersebut para pengusaha merasa cemas akan masalah kenaikan UMP yang tiap tahunnya selalu meningkat. Salah satu solusinya adalah mengganti tenaga manusia dengan mesin yang nantinya digunakan untuk memangkas biaya produksi prusahaan.

Pengamat Ekonomi Faisal Basri berkata “Ya wajar kalau para pengusaha lebih memilih mesin di produksi mereka”. Ia juga bergumam di acara Apindo Training Center di Hotel Grand Melia, Jakarta, Rabu (6/11/2013) “Pemakaian mesin pada lini produksi makin lebih cepat dan mesin juga tidak pernah berdemo seperti buruh”. 

Mendukung pernyataan Faisal, Sekretaris Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Suryadi Sasmita mengamini kenaikan UMP buruh sangat membebani rekan - rekannya sesama pengusaha. Baginya beberapa solusi yang dapat ditempuh pengusaha yakni relokasi dan ekspansi ke daerah dengan upah buruh yang kompetitif atau mengganti tenaga manusia dengan mesin.

Selain cemas para pengusaha juga merasa tidak puas atas hasil keputusan UMP tahun 2013 ini namun mereka harus dapat bertahan. Suryadi berpesan disamping kenaikan UMP tahun ini para buruh diharapkan bisa meningkatkan produktivitas mereka. Mengingat produktivitas tenaga kerja Indonesia masih berada di peringkat ke-103 dunia maka pada masa akan datang jika masalah pendidikan buruh belum menunjukkan peningkatan maka tenaga kerja asing dirasa lebih menggiurkan.
Penjelasan : Kalimat yang bercetak tebal merupakan kalimat induktif, karena induk kalimat atau gagasan pokoknya berada di akhir kalimat.

PUISI DAN CERPEN REALITA SOSIAL




Tidak habis pikir mata ini memandang
Pesona keindahan alam begitu terbentang
Barisan bukit – bukit nampak begitu indah
Bentangan samudra nan kaya hasil laut,
hamparan hutan begitu menyegarkan udara

Namun kulihat kini dimana keberadaanmu?
Kenapa engkau semakin tiada
Hutan – hutan banyak yang digunduli
Laut – laut banyak yang tercemar
Kawasan persapan banyak dijadikan perumahan

Apakah memang bumi Indonesia telah rusak?
Wahai manusia Indonesia, Ada apa dengan sikapmu?
Kenapa kau di luar batas?
Perilakumu begitu menghancurkan alam ini
Lihatlah, tataplah dan pandanglah
Alam Indonesia kini sedang bersedih

Sumber :  answers.yahoo.com/question/index?qid=20120402065453AAS86cO







Pencuri Kambing
Dua pemuda mantan pencuri kambing duduk di balai jaga. Akrab sekali. Mereka telanjang kepala. Saling tatap muka. Merokok pula. Mereka berlomba-lomba membentuk asap seperti huruf “o”. Siapa yang bulatannya bertahan lama, “dialah yang bakal dipilih!” ujar Sulaiman pada Hasballah.
Mereka ingin mencalonkan diri sebagai kandidat ketua pemuda. Mereka tak khawatir kalau warga tak mau memilih. Perihal mencuri adalah cerita lama. Kini mereka, dalam sebulan terakhir tepatnya, sudah jadi remaja masjid. Ketika masuk waktu salat wajib, mereka rebutan mik di masjid. Berlomba-lomba jadi muazzin. Siapa yang paling banyak mengumandangkan azan, “dia yang akan dipilih!” kata Hasballah pada Sulaiman.
Rupanya, tingkah laku mereka selama ini menarik perhatian warga. Penduduk kampung dimana sang pemimpin kabupaten mereka itu lahir, yakin, bahwa kalau dijadikan sebagai ketua pemuda, tabiat Sulaiman dan Hasballah akan semakin berubah. Dan, kampung mereka akan memenangkan lomba kampung teraman dan terbersih yang diadakan setahun sekali oleh camat. Bahkan imam masjid, kepala kampung, dan perangkat kampung lainnya sudah mulai membicarakan dan berniat untuk mengangkat dua anak mantan pencuri kambing itu sebagai ketua pemuda. Namun segenap mereka bingung: siapa yang patut dipilih.  Hanya seorang yang diperlukan, sesuai peraturan.
“Lah, kau dengar kata imam masjid kemaren? Hanya seorang di antara kita yang bakal diangkat,” ucap Sulaiman. “Leman… Leman. Jelaslah. Karena itu, siapa yang bisa merebut hati warga, dialah yang bakal menang.” Hasballah melepaskan asap ke muka Sulaiman. “O, kalau begitu, aku punya ide. Lihat saja nanti,” janji Sulaiman, seraya merebahkan diri di pos jaga malam itu.
Setengah bulan jelang pemilihan, mereka berkampanye. Tapi tidak melalui panggung-panggung. Mereka mendekati warga di warung-warung. Ditanggungnya semua minuman pengunjung, siapa saja, dengan uang dari hasil panen cabai merah di kaki bukit. Tak sedikit mereka menyebut-nyebut program yang akan dilaksanakan seandainya terpilih.
“Jika abang-abang, ibu-ibu, adek-adek, kakak-kakak, dan kakek-nenek memilih saya, maka takkan ada lagi lubang-lubang di jalan kampung kita. Tak ada lagi anak-anak pengangguran. Saya akan buka kebun raya di lahan warisan ayah saya,” janji Sulaiman pada setiap orang yang ditraktirnya. “Saya bujuk Pak Camat untuk mendirikan gedung SMA di kecamatan kita, supaya anak-anak kampung kita tak perlu sekolah ke kecamatan tetangga. Saya bujuk Pak Camat yang merupakan bukan orang kecamatan kita itu untuk mendirikan pasar, agar kita tak perlu ke pasar kecamatan orang,” canang Hasballah pada setiap orang yang ditraktirnya.
Seminggu jelang pemilihan, warga kian bingung. Warga sudah melupakan masa lalu Sulaiman dan Hasballah. Warga bahkan sepakat tak mau memilh lagi ketua pemuda yang sedang menjabat ini, Bahrun, karena dinilai telah menipu warga; awal-awal memimpin mengagumkan, tapi mulai pertengahannya cukup membuat warga resah.
Sampai pada hari pemilihan, cuma ada tiga calon: Sulaiman, Hasballah, dan Bahrun. Sulaiman dan Hasballah yakin sekali kalau warga tak akan lagi memilih Bahrun; mereka menganggapnya tak ada. Bahrun santai saja menanggapinya. Malahan dia yakin kalau warga akan memercayainya lagi.
Detik-detik jelang pengumuman ketua pemuda baru, tiba-tiba polisi sektor datang ke lokasi pemilihan sekaligus pengumuman, di halaman masjid. Warga panik. Lalu polisi tanyai warga perihal dua pemuda yang suka mencuri kambing. Seketika, segenap warga menaruh curiga pada Sulaiman dan Hasballah yang sedang bincang-bincang sama Pak Camat, Bahrun, dan aparatur mukim dalam masjid.
Buru-buru aparat masuk ke masjid. “Kami meminta kalian berdua untuk ikut kami. Segera!” Kata seorang polisi. Sulaiman dan Hasballah, juga Pak Camat dan sejumlah perangkat kampung terkejut. Mereka memang sudah menduga dari dulu, kalau dua pemuda itu pura-pura baik selama ini. “Jangan salah paham, Bapak-bapak. Kami cuma ingin jadikan mereka berdua sebagai mitra kami. Kami ingin jadikan mereka sebagai detektif pencurian untuk mengusut kasus pencurian kambing yang sedang marak terjadi di kecamatan kita. Mereka ini kan sudah berpengalaman, jadi sudah tahu gerak-gerik dan ciri-ciri pencuri kambing,” jelas polisi. Semuanya lega. Bahkan Sulaiman dan Hasballah tak percaya.
Kemudian hari, selain merangkap jabatan sebagai ketua pemuda bagi Hasballah dan wakilnya bagi Sulaiman, mereka nyaris setiap hari bantu polisi memburu pencuri kambing, secara bergiliran. Puncaknya, tepat setahun kerjasama, Sulaiman berhasil bantu polisi menangkap seorang pencuri kambing lintas kabupaten paling diburu, yakni Bang Landok. Tapi Sulaiman bagai ditembak di kepala kala itu. Bang Landok adalah ayahnya yang meninggalkan dirinya dan ibunya lima tahun silam.

Rabu, 23 Oktober 2013

jabatan kepala accounting atau kepala keuangan


Nama         : Angelia
NPM          : 20210784
Kelas          : 4 eb 21

BAB I
PENDAHULUAN

Manajemen keuangan dapat didefinisikan dari tugas dan tanggung jawab manajer keuangan. Tugas pokok manajemen keuangan antara lain meliputi keputusan tentang investasi, pembiayaan kegiatan usaha dan pembagian deviden suatu perusahaan, dengan demikian tugas manajer keuangan adalah merencanakan untuk memaksimumkan nilai perusahaan.
Kesuksesan suatu perusahaan dipengaruhi oleh kemampuan Manajer Keuangan untuk beradaptasi terhadap perubahan, meningkatkan dana perusahaan sehingga kebutuhan perusahaan dapat terpenuhi, investasi dalam aset-aset perusahaan dan kemampuan mengelolanya secara bijaksana. Apabila perusahaannya dapat dikembangkan dengan baik oleh Manajer Keuangan, maka pada gilirannya kondisi perekonomian secara keseluruhan juga menjadi lebih baik. Seandainya secara lebih luas dana-dana dialokasikan secara tidak tepat, maka pertumbuhan ekonomi akan menjadi lambat. Dalam suatu perekonomian, efisiensi alokasi sumber-sumber daya adalah sangat penting untuk pertumbuhan ekonomi secara optimal.
            Hal ini juga penting untuk menjamin bahwa individu-individu dapat mencapai kepuasan tertinggi bagi kebutuhan-kebutuhan pribadi mereka. Jadi, melalui investasi, pembelanjaan dan pengelolaan aset-aset secara efisien, Manajer Keuangan memberi sumbangan terhadap pertumbuhan kekeyaan perusahaan dan pertumbuhan ekonomi secara menyeluruh.

BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Definisi Akuntansi Manajerial
Akuntansi Manajemen atau Akuntansi Manajerial adalah sistem akuntansi yang berkaitan dengan ketentuan dan penggunaan informasi akuntansi untuk manajer atau manajemen dalam suatu organisasi dan untuk memberikan dasar kepada manajemen untuk membuat keputusan bisnis yang akan memungkinkan manajemen akan lebih siap dalam pengelolaan dan melakukan fungsi kontrol.
Laporan keuangan adalah catatan informasi keuangan suatu perusahaan pada suatu periode akuntansi yang dapat digunakan untuk menggambarkan kinerja perusahaan tersebut. Laporan keuangan adalah bagian dari proses pelaporan keuangan. Laporan keuangan yang lengkap biasanya meliputi :
·         Neraca
·         Laporan laba rugi
·         Laporan perubahan ekuitas
·         Laporan perubahan posisi keuangan yang dapat disajikan berupa laporan arus kas atau laporan arus dana
·         Catatan dan laporan lain serta materi penjelasan yang merupakan bagian integral dari laporan keuangan
Unsur yang berkaitan secara langsung dengan pengukuran posisi keuangan adalah asetkewajiban,dan ekuitas. Sedangkan unsur yang berkaitan dengan pengukuran kinereja dalam laporan laba rugi adalah penghasilan dan beban. Laporan posisi keuangan biasanya mencerminkan berbagai unsur laporan laba rugi dan perubahan dalam berbagai unsur neraca.


2.2 Etika dalam Praktek Akuntansi Keuangan
Etika dalam akuntansi seringkali disebut sebagai suatu hal yang klasik. Hal tersebut dikarenakan pengguna informasi akuntansi menggunakan informasi yang penting serta membuat berbagai keputusan. Profesi dalam akuntansi keuangan memegang rasa tanggung jawab yang tinggi kepada publik. Tindakan akuntansi yang tidak benar, tidak hanya akan merusak bisnis, tetapi juga merusak auditor perusahaan yang tidak mengungkapkan salah saji. Kode etik yang kuat dan tingkat kepatuhan terhadap etika dapat menyebabkan kepercayaan investor sehingga mengarah kepada hal yang kepastian dan merupakan hal yang keamananbagi para investor.
Para akuntan dan auditor dapat menghindari dilema etika dengan memiliki pemahaman yang baik tentang pengetahuan etika. Hal tersebut memungkinkan mereka dapat membuat pilihan yang tepat. Mungkin hal itu tidak berdampak baik bagi perusahaan tetapi dapat menguntungkan masyarakat yang bergantung pada akuntan atau auditor. Aturan kode etik yang ada menjadi panutan bagi akuntan dan auditor untuk mempertahankan standar etika dan memenuhi kewajiban mereka terhadap masyarakat profesi dan organisasi yang mereka layani. Beberapa bagian kode yang disoroti adalah integritas dan harus jujur ​​dengan transaksi mereka, objektivitas dan kebebasan dari konflik kepentingan, kebebasan auditor dalam penampilan dan kenyataan, penerimaan kewajiban dan pengungkapan kerahasiaan informasi non luar, kompetensi serta memiliki pengetahuan dan keterampilan untuk melakukan pekerjaannya.
2.3 Profesi Akuntansi
Yang dimaksud dengan profesi akuntan adalah semua bidang pekerjaan yang mempergunakan keahlian di bidang akuntansi, termasuk bidang pekerjaan akuntan publik, akuntan intern yang bekerja pada perusahaan industri, keuangan atau dagang, akuntan yang bekerja di pemerintah, dan akuntan sebagai pendidik.


2.4 Peranan dan Fungsi Manajer Keuangan
Kesuksesan suatu perusahaan dipengaruhi oleh kemampuan Manajer Keuangan untuk beradaptasi terhadap perubahan, meningkatkan dana perusahaan sehingga kebutuhan perusahaan dapat terpenuhi, investasi dalam aset-aset perusahaan dan kemampuan mengelolanya secara bijaksana. Manajer Keuangan merupakan sebuah posisi  jabatan penting sebagai ujung tombak dalam kaitan dengan keuangan. Apabila perusahaannya dapat dikembangkan dengan baik oleh Manajer Keuangan, maka pada gilirannya kondisi perekonomian secara keseluruhan juga menjadi lebih baik. Seandainya secara lebih luas dana-dana dialokasikan secara tidak tepat, maka pertumbuhan ekonomi akan menjadi lambat. Dalam suatu perekonomian, efisiensi alokasi sumber-sumber daya adalah sangat penting untuk pertumbuhan ekonomi secara optimal. Hal ini juga penting untuk menjamin bahwa individu-individu dapat mencapai kepuasan tertinggi bagi kebutuhan-kebutuhan pribadi mereka. Jadi, melalui investasi, pembelanjaan dan pengelolaan aset-aset secara efisien, Manajer Keuangan memberi sumbangan terhadap pertumbuhan kekeyaan perusahaan dan pertumbuhan ekonomi secara menyeluruh.
Oleh karena itu manager keuangn memiliki fungsi sebagai berikut :
1.      Merencanakan dan menganalisa pembelanjaan perusahaan dimana manajer mampu mengontrol keluar masuk uang dan menekan pembelanjaan yang dirasa kurang memiliki pengaruh untuk perusahaan.
2.      Mengatur struktur aktiva (struktur kekayaan perusahaan).
3.      Mengatur struktur finansial.
4.      Mengatur struktur modal.
5.      Mengendalikan akutansi, audit, dan department anggaran bendaharawan.
6.      Mengarahkan anggaran perusahaan untuk memenuhi tujuan keuangan.
7.      Mengawasi investasi dana mengelola risiko yang terkait, mengawasi kegiatan manajemen kas, jalankan modal penggalangan strategi untuk mendukung ekspansi perusahaan, dan menangani merger dan akuisisi.
Selain itu manajer keuangan juga memiliki fungsi sebagai :
  1. Fungsi pengembangan yang merupakan fungsi dimana manajer dapat mempengaruhi proses peningkatan ketrampilan teknis,teoritis,konseptual, dan moral karyawan melalui pendidikan dan pelatihan. Pendidikan dan latihan yang diberikan harus sesuai dengan kebutuhan pekerjaan masa kini maupun masa depan.
  2. Fungsi Kompensasi adalah pemberian balas jasa langsung dan tidak lansung berbentuk uang atau barang kepada karyawan sebagai imbal jasa (output) yang diberikannya kepada perusahaan. Prinsipkompensas.
  3. Fungsi operasional adalah dalam Manajemen Sumber Daya Manusia merupakan basic (dasar) pelaksanaan proses MSDM yang efisien dan efektif dalam pencapaian tujuan organisasi/perusahaan.
Tugas lain Manajer keuangan adalah menyediakan Laporan keuangan (Neraca, Laporan Rugi/Laba, dan Laporan Perubahan Modal). Laporan Keuangan ini sangat penting, karena dibutuhkan oleh berbagai pihak, yaitu :
1.      Pemilik perusahaan (pemegang saham)
2.      Manajer (pimpinan perusahaan)
3.      Para Investor
4.      Para Kreditur
5.      Karyawan
6.      Pemerintah.
2.5 Keputusan Dan Tanggung Jawab Manajer Keuangan
Manajer keuangan mempunyai tanggung jawab yang besar terhadap apa yang telah dilakukannya. Ada pun keputusan keuangan yang menjadi tanggung jawab manajer keuangan dikelompokkan ke dalam tiga jenis:
1.      Mengambil keputusan investasi (investment decision), Menyangkut masalah     pemilihan investasi yang diinginkan dari sekolompok kesempatan yang ada, memilih satu atau lebih alternatif investasi yang dinilai paling menguntungkan.
2.      Mengambil keputusan pembelanjaan (financing decision), Menyangkut masalah   pemilihan berbagai bentuk sumber dana yang tersedia untuk melakukan  investasi, memilih satu atau lebih alternatif pembelanjaan yang menimbulkan  biaya paling murah.
3.      Mengambil keputusan dividen (dividend decision) atau dividen policy, Menyangkut masalah penentuan besarnya persentase dari laba yang akan dibayarkan sebagai dividen tunai kepada para pemegang saham, stabilitas pembayaran dividen, pembagian saham dividen dan pembelian kembali saham-saham.
Keputusan-keputusan tersebut harus diambil dalam kerangka tujuan yang seharusnya dipergunakan oleh perusahaan yaitu memaksimumkan nilai perusahaan. Nilai perusahaan adalah harga yang terbentuk seandainya perusahaan dijual. Apabila perusahaan “go public” maka nilai perusahaan ini akan dicerminkan oleh harga saham perusahaan tersebut. Dengan meningkatnya nilai perusahaan, maka pemilik perusahaan menjadi lebih makmur sehingga mereka menjadi lebih senang.
Aktivitas perusahaan ditinjau dari sudut manajemen keuangan menjadi tugas manajer keuangan. Tugasnya antara lain adalah sebagai berikut :
1.      Perolehan dana dengan biaya murah.
2.      Penggunaan dana efektif dan efisien.
3.      Analisis laporan keuangan.
4.      Analisis lingkungan Internal dan eksternal yang berhubungan dengan keputusan rutin dan khusus.
2.6 Tujuan Manajemen Keuangan Pada Perusahaan 
Pada dasarnya tujuan manajemen keuangan (The Main Objective of Financial Management) adalah memaksimumkan nilai perusahaan atau memaksimumkan kemakmuran pemegang saham, bukan memaksimumkan profit. Arti memaksimumkan profit, berarti mengabaikan tanggung jawab social, mengabaikan risiko, dan berorientasi jangka pendek. Sedangkan arti memaksimumkan kemakmuran pemegang saham atau nilai perusahaan sebagai berikut:
1.   Berarti memaksimumkan nilai sekarang (present value) semua keuntungan di masa datang yang akan diterima oleh pemilik perusahaan.
2.   Berarti lebih menekankan pada aliran hasil bukan sekedar laba bersih dalam pengertian akuntansi.
Akan tetapi dibalik tujuan tersebut masih terdapat konflik antara pemilik perusahaan dengan penyedia dana sebagai kreditur. Jika perusahaan berjalan lancar, maka nilai saham perusahaan akan meningkat, sedangkan nilai hutang perusahaan dalam bentuk obligasi tidak terpengaruh sama sekali. Jadi dapat disimpulkan bahwa nilai dari saham kepemilikan bisa merupakan indeks yang tepat untuk mengukur tingkat efektifitias perusahaan. Berdasarkan alasan itulah, maka tujuan manajemen keuangan dinyatakan dalam bentuk maksimalisasi nilai saham kepemilikan perusahaan, atau memaksimalisasikan harga saham. Tujuan memaksimumkan harga saham tidak berarti bahwa para manajer harus berupaya mencari kenaikan nilai saham dengan mengorbankan para pemegang obligasi.
Memaksimumkan kemakmuran pemegang saham/pemilik perusahaan tidak mengingkari adanya social objectives dan kewajiban sosial. Tanggung jawab sosial adalah satu aspek penting dari tujuan perusahaan, maksudnya:
1.      Keberhasilan memaksimumkan nilai perusahaan akan memberikan sumbangan yang berarti kepada lingkungan sosial secara keseluruhan. Artinya jika manajemen keuangan menuju pada maksimalisasi harga saham, maka diperlukan manajemen yang baik dan efisien sesuai dengan permintaan konsumen.
2.      Pengaruh (dampak) lingkungan eksternal seperti polusi, keselamatan kerja, keamanan produk juga harus diperhitungkan. Dimana perusahaan yang berhasil selalu menempatkan efisiensi dan inovasi sebagai prioritas, sehingga menghasilkan produk baru, penemuan teknologi baru dan perluasan lapangan pekerjaan.
3.      Kepekaan terhadap faktor eksternal merupakan salah satu syarat penting agar perusahaan tetap dapat mempertahankan kelangsungan hidup perusahaan. Faktor-faktor luar seperti pencemaran lingkungan, jaminan keamanan produk dan keselamatan kerja menjadi lebih penting untuk dipertimbangkan. Fluktuasi di semua tingkat kegiatan bisnis dan perubahan-perubahan yang terjadi pada kondisi pasar keuangan merupakan aspek penting dari lingkungan luar.
4.      Perusahaan harus dapat memaksimumkan kemakmuran pemegang saham dalam kendala legal dan sosial dan bertanggung jawab terhadap perubahan lingkungan. Kerjasama antara industri dan pemerintah sangat diperlukan untuk menciptakan peraturan yang mengatur perilaku perusahaan, dan sebaliknya perusahaan mematuhi peraturan tersebut.
Tujuan perusahaan pada dasarnya adalah memaksimumkan nilai perusahaan dengan pertimbangan teknis sebagai berikut :
1.      Memaksimumkan nilai bermakna lebih luas daripada memaksimumkan laba, karena memaksimumkan nilai berarti mempertimbangkan pengaruh waktu terhadap nilai uang.
2.      Memaksimumkan nilai berarti mempertimbangkan berbagai resiko terhadap arus pendapatan perusahaan.
3.      Mutu dari arus dana yang diharapkan diterima di masa yang akan datang mungkin beragam.
2.7 Kedudukan Manajer Keuangan Dalam Struktur Organisasi Perusahaan 
Di dalam perusahaan yang besar bidang keuangan dipimpin oleh seorang manajer keuangan (chief financial manager). Manajer keuangan atau sering disebut direksi keuangan melaporkan secara langsung kepada direktur keuangan atau presiden direktur.
Sedangkan di dalam departemen keuangan dalam suatu perusahaan dibagi lagi ke dalam beberapa bagian/divisi yang dipunyai oleh seorang kepada divisi meliputi:
1.      Divisi anggaran, bertanggung jawab untuk mempersiapkan dan memperbaiki bugdet operasi (operating bugdet).
2.      Divisi penganggaran modal (capital budgeting) yang bertanggung jawab untuk mempersiapkan analisis pengeluaran modal.
3.      Divisi perencanaan keuangan, yang bertanggung jawab untuk mengambil alternatif pemenuhan kebutuhan dana jangka panjang.
4.      Divisi perencanaan keuangan jangka pendek, yang bertanggung jawab terhadap pemenuhan kebutuhan dana jangka pendek, serta investasi jangka pendek pada surat berharga (marketable securities).
5.      Divisi kredit, bertanggung jawab untuk menentukan kredit yang akan diberikan kepada langganan, disamping itu divisi ini juga bertanggung jawab dalam negoisasi dengan kreditor (lembaga keuangan Bank dan bukan Bank).
6.      Divisi hubungaan masyarakat (human relation), bertanggung jawab terhadap pembentukan image/komunikasi antara perusahaan, pemegang saham, para investor dan masyarakat keuangan secara umum.

2.8  Keputusan Manajemen Keuangan Dilihat Dari Sisi Manajer
1.       Fungsi pertama menyangkut tentang keputusan alokasi dana baik dana yang berasal dari dalam perusahaan maupun dana yang berasal dari luar perusahaan pada berbagai bentuk investasi. Investasi jangka pendek misalnya dalam kas, persediaan, piutang dan surat berharga maupun investasi jangka panjang dalam bentuk gedung, peralatan produksi, tanah, kendaraan, dan aktiva tetap lainnya. Keputusan investasi ini akan tercermin pada sisi aktiva dalam neraca perusahaan. Manajer keuangan bertanggung jawab menentukan pertimbangan yang optimal setiap jenis asset perusahaan.
2.       Kedua, manajer keuangan berfungsi sebagai pengambil keputusan pembelanjaan atau pembiayaan investasi. Keputusan pembelanjaan ini menjawab berbagai pertanyaan penting seperti bagaimana pembelanjaan kegiatan perusahaan yang optimal, bagaimana memperoleh kebutuhan dana untuk investasi yang efisien, bagaimana komposisi sumber dana optimal yang harus dipertahankan, apakah perusahaan sebaiknya menggunakan modal asing ataukah modal sendiri. Pemahaman transaksi internasional menjadi sangat penting. Perusahaan dapat mengurangi ketergantungan dana dari perbankan melalui penemuan baru instrument pasar uang dan modal.
3.       Fungsi ketiga, seorang manajer keuangan adalah kebijakan dividen. Apabila seorang manajer keuangan memutuskan untuk membagikan laba yang diperoleh dalam bentuk dividen, maka ketergantungan terhadap sumber dana eksternal semakin besar. Sebaliknya apabila manajer keuangan memandang bahwa perusahaan telah memiliki financial leverage yang tidak menguntungkan, maka sebaiknya laba yang diperoleh ditahan untuk memperbaiki struktur modal perusahaan. Perusahaan yang berada dalam tahap pertumbuhan cenderung untuk menahan labanya karena memerlukan sumber dana intern untuk pembelanjaan investasi.












BAB III
KESIMPULAN

Kesuksesan suatu perusahaan dipengaruhi oleh kemampuan Manajer Keuangan untuk beradaptasi terhadap perubahan, meningkatkan dana perusahaan sehingga kebutuhan perusahaan dapat terpenuhi, investasi dalam aset-aset perusahaan dan kemampuan mengelolanya secara bijaksana. Apabila perusahaannya dapat dikembangkan dengan baik oleh Manajer Keuangan, maka pada gilirannya kondisi perekonomian secara keseluruhan juga menjadi lebih baik. Seandainya secara lebih luas dana-dana dialokasikan secara tidak tepat, maka pertumbuhan ekonomi akan menjadi lambat. Dalam suatu perekonomian, efisiensi alokasi sumber-sumber daya adalah sangat penting untuk pertumbuhan ekonomi secara optimal.
Sebab itu, seorang manajer keuangan harus mampu mengetahui segala aktivitas manajemen keuangan, khususnya penganalisisan sumber dana dan penggunaan-nya untuk merealisasikan keuntungan maksimum bagi perusahaan tersebut. Seorang manajer keuangan harus memahami arus peredaran uang baik eksternal maupun internal.
Hal ini juga penting untuk menjamin bahwa individu-individu dapat mencapai kepuasan tertinggi bagi kebutuhan-kebutuhan pribadi mereka. Jadi, melalui investasi, pembelanjaan dan pengelolaan aset-aset secara efisien, Manajer Keuangan memberi sumbangan terhadap pertumbuhan kekeyaan perusahaan dan pertumbuhan ekonomi secara menyeluruh.





DAFTAR PUSTAKA